Studi Ekskursi 2011..!! :D

Alhamdulillah, tanggal 24 sampai tanggal 27 kemarin saya di berikan oleh Allah kesempatan untuk mengikuti kegiatan super dari KMTF (Keluarga Mahasiswa Teknik Fisika UGM). Yah, kayak study tour zaman SMA dulu lah, bayarnya pun sekitar segitu. bedanya, dulu study tour SMA ke candi, dan gedung-gedung aneh lainnya, Studi Ekskursi ini kami di bawa ke perusahaan-perusahaan yang memang bersesuaian dengan jurusan kami tercinta, Teknik Fisika.

Mulai dari Indonesia Power, Osram Indonesia, Krakatau Steel, BATAN, Metro TV nonton kick andy, Yamaha, terus ada ke Bandung ngunjungin sesama ‘makhluk aneh’ bernama mahasiswa Teknik Fisika di ITB. Alhamdulillah, segala puji hanya padaNya, begitu banyak hikmah yang saya dapat. Mulai dari perjalanan panjang yang harus dinikmati dari dalam bis, bersama orang-orang ‘normal’ yang membuat saya berkesimpulan buat temen-temen SMA, kalau antum mau masuk Teknik Fisika UGM, ada beberapa syarat utama, yaitu :

  1. Belajarlah tersenyum,
  2. Bahagialah dengan sebutan, ‘orang gila..!!’
  3. Belajar hadapi tekanan
  4. Bersiaplah menjadi aktivis

Selain persyaratan akademis yang antum harus penuhi, syarat di atas memang harus temen-temen penuhi, percaya sama saya.. 😀 yang jelas, syarat utama masuk Teknik Fisika UGM : GILA. @.@a

Dimulai dari bahwa sesungguhnya Allah memang telah menyediakn segalanya untuk manusia. Dari panas bumi yang bisa dimanfaatkan untuk membangkitkan listrik, sampai bijih besi yang Allah tanam di bumi yang memiliki manfaat yang banyak. Diawali dengan merenungi ayat-ayat Nya sepanjang perjalanan, ah.. memang, Engkau begitu baik, sedangkan kami begitu kurang ajar. Belajar bagaimana memahami makna almamater ini sebenarnya.

Lalu beranjak kepada kekaguman bahwa sebenarnya, bangsa ini sudah siap dengan segala teknologi yang ada. SDM memadai, alat kita mampu untuk membuat, namun, kita hanya kalah di bagian ‘politisi’. Entah mengapa, saya pribadi miris ketika mendengar ini, “yaah, asal presiden kita berani aja, kita udah maju sekarang..”. ya, rupanya kita pengecut. Namun, kekaguman ini tetap akan ada, karena saya akan menjadi bagian di dalamnya, harus.

Berpindah kepada hikmah, jangan pernah remehkan sesuatu yang kecil..! ya, siapa sangka benda seperti itu pun sangat mempengaruhi dunia, dan menguntungkan pekerjanya. Menatap meskipun buruh, wajah mereka tetap ceria. Prinsip perusahaan yang menarik, “clean business”, semoga bukan sekedar jargon atau tempelan dinding semata. J menarik, ketika menatap api yang banyak orang mengatakan ia perusak, ia memiliki manfaat begitu besar. Maka benarlah kalau dikatakan, api pun merupakan pendukung kehidupan.

Ketika menatap baja cair mengingatkan pada ciptaan Allah bernama neraka. Panasnya sekitar 1000 derajat celcius, warnanya merah menyala, terasa dari jarak sekitar 100meter, lalu kami masuk ke ruang kendali, ternyata satu kesempatan baja cair itu terbuka, panasnya masih terasa dari dalam ruang kendali yang ber-AC. Subhanallah.. bagaimana neraka kelak..? yang hukuman teringannya adalah mengenakan sepatu yang bisa mendidihkan otak. Subhanallah, fisika Allah memang jauh lebih hebat.

Lalu melihat bagaimana –setidaknya menurut pendapat saya- terjadinya kerja rodi atau romusha di abad modern. Ah, satu-satunya kunjungan yang saya benar-benar tidak berminat. Melihat manusia memang hanya sekedar buruh. Berdiri sekitar 8 jam sehari. Bahkan sampai batas usia tertentu mereka bisa saja dikeluarkan berdasarkan penilaian dari kinerja mereka. Setiap keluar, diperiksa, ya hampir tak ada bedanya dengan kerja paksa. Ah, busuk..!

Saya memahami, dalam sebuah perusahaan memang diperlukan orang-orang yang bekerja di bidang seperti itu, namun, bukankah manusia tetaplah manusia..? maaf kalau terlalu idealis, karena saya memang idealis.kalaupun mereka itu pekerja ‘rendah’, perlakukan seperti manusia, itu sudah penghargaan tertinggi. Itu saja. Karena mereka bukan mesin yang tidak memiliki perasaan.

Lalu membuat gedung MetroTV jadi sarana pelepas stress setelah pengumuman nilai ujian yang tidak manusiawi. Saya rasa, ciri-ciri anak UGM selama ini berhasil kami patahkan hari itu.. 😀 kami bukan lagi orang yang rendah diri, kami saat ini lebih pada rendah hati. Itu yang seharusnya terjadi. Kami bukan lagi orang yang malu bertanya, kami akan menjadi kritis nomor 1. Ah, semakin bangga menjadi bagian dari almamater ini.

Saat tercenung dengan lontaran-lontaran kalimat indah dari nara sumber yang dihadirkan di Kick Andy malam itu. Ah, malu rasanya. Wanita-wanita hebat yang mungkin merekalah kekasih Allah di dunia ini, kalau boleh meminjam istilahnya Ust. Salim, ‘ternyata surga masih jauh..’ . Ya, masih jauh untuk seorang Yanuar. Memahami bahwa ikatan cinta sejati yang tampak di ridhoi, bukan hanya milik mereka yang beruang, beristana layaknya seorang raja. Namun siapapun boleh memilikinya.

Terkagum-kagum ketika seorang nara sumber di acara bertema ‘Atas Nama Cinta’ itu menjawab pertanyaan tentang musibah yang sedang di alaminya bersama keluarga, “saya tidak menganggap ini ujian atau musibah… ini blessing..” . Allahuakbar, Allahuakbar. Semoga berkah bu. Malu rasanya. Mungkin kalau saya berada di posisinya belum tentu bisa senyum.. astaghfirullah.

Dari beliau pun saya memahami, yah, walaupun ini masalah cinta sih, setidaknya saya sedikit mengerti. Hehe.. J . Cinta yang sejati muncul bukan karena kekaguman, gantengnya atau cantiknya, baik atau jahatnya, rapih atau berantakannya. Yang saya pahami, seperti kata beliau ketika di tanya kenapa kok bisa mau dulu di lamar sama suaminya, jawabnya cuman.. “saya juga bingung, nggak tahu kenapa…” hehe… lucu memang, tapi bermakna dalam.

Dari cerita beliau tentang suaminya pun begitu dalam. Entah apa semangat suaminya dulu, yang saya tangkap, memang ingin menjauhkan diri dari yang namanya pacaran, jadi langsung nikah saja. Modal nekat datang ke rumah pihak perempuan, untuk melamar, menggenapkan setengah dien. Yah, panjanglah ceritanya. Silakan nonton nanti tanggal 11 Februari 2011, semoga saya kesorot kamera.. hehe.. uhuy..! 😀

Lalu merasa di injak-injak harga diri di negri tetangga. Ah, cueklah. Perkataan mereka belum tentu benar. Kami berusaha menjadi orang cerdas dalam menghadapi hinaan. Menahan emosi, karena hanya pemenanglah yang mampu menahan emosinya, sebetapapun perihnya hati mendengar kalimat-kalimat seperti itu kemarin.. J . cerdas bukan melulu soal IQ, jago jawab soal, gaji tinggi dan lain lain. Kalau ke dalam masalah kerja atau bisnis, cerdas lebih kepada bagaimana menghasilkan uang halal dari kesempatan sekecil apapun. Percaya nggak percaya, orang yang ber IQ tinggi belum tentu mampu.

Beranjak kepada jam belanja. Di cihampelas, Bandung. Ah, saya semakin bersyukur Allah tempatkan di Yogya. Meskipun kata orang pergaulan di Yogya ‘busuk’, saya melihat yang lebih busuk hari itu. Semoga saya salah. Tapi, tetap, saya semakin bangga jadi mahasiswa Yogya, ada ciri khas yang perlahan tertanam, baik disadari ataupun tidak, dan itu sebuah keunggulan tersendiri.

Saat bersama beberapa orang teman kebingungan mau belanja apa, ya, bingung. Alasan kami ketika itu umumnya, mahal.. hehe. Namun hakikatnya lebih kepada, kami sedang tidak butuh barang-barang itu. Sepatu..? yang kami kenakan masih layak. Baju..? ah, yang kami kenakan sudah nyaman, meskipun bisa dikatakan murahan. Bukan, bukan kami tak mampu, uang alhamdulillah memadai kalau sekedar beli kaos bermerk yang harganya selangit itu. Kami hanya memiliki pikiran, yang kami miliki ini cukup.

Bukan, bukan menjadikan zuhud sebagai alasan, saya paling benci orang yang beralasan zuhud, padahal aslinya memang ia tidak mampu menggapai fasilitas terbaik untuk menopang perjuangan. Bukan itu. Kami hanya merasa, sudah cukup dengan yang ada… J itu saja. Dan kami berprinsip, merasa cukup itulah awal bahagia. Kenapa..? seseorang yang senantiasa merasa cukup dengan apa yang dia miliki, tentu tak akan pernah merasa kekurangan, dan tidak akan merasa kesulitan ketika ia ingin meningkatkan apa yang ia miliki.

Ya. Sekilas perjalanan SE, menambah semangat saya untuk kuliah, dan menjadi seorang control engineer di hari kemudian nanti. Menjadi engineer yang menghilangkan rasa ‘kami ini buruh’, karena hakikatnya kami merdeka. Menambah kecintaan saya terhadap ilmu yang sedang saya tekuni, walaupun setiap ujian saya ‘mati’. Setidaknya saya mencintai, walau terus disakiti… hehe… 😀

Engineering physics..?? yap, we can do everything…

—————————————————————————————————————————————————

Demikianlah perjalanan penuh pesona..

Melanglang buana hingga mengecap asa..

Jelas tak ada gundah, hanya senyum keceriaan..

Semoga Allah memberkahi perjalanan ini..

Jalan panjang penuh penantian..

Depok, 29 Januari 2011. Salam Hangat Persaudaraan.

foto by : Dewa TF09

Advertisements

2 thoughts on “Studi Ekskursi 2011..!! :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s