Engkau Lah Hulu, Diri Mu Lah Muara

Engkau lah hulu, diri mu lah muara
Sedang aku hanya riak tak berdaya
yang terhempas bebatuan
yang kembali pada kegersangan

aku, yang berdiri dalam gersangnya sepi

engkau lah hulu, diri mu lah muara
sedang aku hanya riak tak berdaya
yang hampir mati
seketika hidup lagi

karena kasih mu, karena cinta mu

engkau lah hulu, diri mu lah muara
sedang aku hanya riak tak berdaya

aku, yang hanyut disyahdunya cinta mu…


21 Juni 2017

Selamat ulang tahun, Sayang. đŸ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s